Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

SAAT NURANI DIKHIANATI OLEH RITUAL

  Prolog ​ Ada sebuah ironi yang getir ketika kejahatan tidak lagi bersembunyi di kegelapan, melainkan bersolek di bawah lampu panggung. Korupsi di negeri ini telah bermutasi menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar pencurian; ia telah menjadi sebuah kompetisi kecerdikan yang tak berurat malu. Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) pernah melontarkan kritik yang menembus jantung realitas kita—sebuah tamparan bagi nurani yang mungkin sudah terlalu lama tertidur lelap. Mari kita bedah mengapa perilaku korup hari ini bukan lagi sekadar khilaf, melainkan sebuah keberanian yang keliru dan melampaui batas kewajaran. ​Melebihi Saran Setan: Refleksi Akhlak di Balik Jeruji Korupsi ​Kutipan-kutipan tajam dari Cak Nun sering kali menjadi cermin retak bagi bangsa ini. Beliau menyoroti sebuah fenomena yang mengerikan: para pelaku korupsi tidak lagi merasa jera. Bahkan, dalam gaya bahasa yang satir, hukuman penjara seolah hanya dianggap sebagai "waktu istirahat" atau jeda sejenak untuk...

Postingan Terbaru

MAAF ADALAH SENI MEMPERBAIKI RETAKAN JIWA

Guru adalah Kebangkitan Jepang

Empat Pilar Literasi untuk Mencetak Raksasa Intelektual Masa Depan

Tragedi MBG di Bulan Puasa

​Lingkaran Setan, Uang, Sekolah, dan Gaji UMR

​The Power of Kepepet Belajar dari Resiliensi Iran

Dukungan Palestina untuk Kemerdekaan RI 1944

Tiga Pendidik Bangkalan Tembus Beasiswa 5000 Doktor UMM

Membaca sebagai Perlawanan di Tengah Reruntuhan Gaza

Seni Melepaskan Cemas