Guru adalah Kebangkitan Jepang
Prolog Agustus 1945, Jepang bukan sekadar kalah perang; mereka rata dengan tanah. Hiroshima dan Nagasaki menjadi abu, sementara puluhan kota lainnya hangus terpanggang pengeboman udara. Di atas puing-puing yang masih berasap, Kaisar Hirohito tidak menanyakan berapa jumlah jenderal yang tersisa atau berapa banyak stok senjata yang masih ada di gudang. Pertanyaan pertama yang terlontar dari bibirnya adalah sebuah kalimat yang mengubah sejarah dunia selamanya: "Berapa jumlah guru yang masih hidup?" Kaisar tahu, wilayah bisa direbut kembali, namun tanpa guru, sebuah bangsa sedang kehilangan masa depannya. Senjata Rahasia dari Balik Papan Tulis: Kebangkitan Jepang dalam 20 Tahun Kisah kebangkitan Jepang pasca-Perang Dunia II adalah bukti paling nyata dalam sejarah manusia bahwa kejayaan sebuah negeri tidak dimulai dari megahnya gedung pencakar langit, melainkan dari kemuliaan mereka yang berdiri di depan kelas. Hanya dalam waktu dua dekade, Jepang bertransformasi dari...