Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

​Nurani Muhammad Ratit Arsya Maulidi

  Prolog ​ Sepucuk surat lahir dari ketulusan hati, Di tengah hiruk-pikuk janji yang silih berganti. Bukan perut yang ia tuntut untuk diisi, Tapi nasib Sang Guru yang ia harap diberi apresiasi. Kala negara sibuk meramu menu penuh gizi, Seorang siswa SMK tegak berdiri membawa visi. Mari kita simak suara dari Kudus yang penuh dedikasi, Tentang nurani yang lebih tinggi dari sekadar sepiring nasi. ​Nurani Muhammad Ratit Arsya Maulidi: Saat Siswa Memilih Mengenyangkan Perut Sang Guru ​Dunia pendidikan kita baru saja dikejutkan oleh sebuah aksi viral yang melampaui usia pelakunya. Muhammad Ratit Arsya Maulidi, seorang siswa SMK NU Miftahul Falah di Kabupaten Kudus, secara terbuka mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto. Isinya? Sebuah penolakan yang tak lazim: Ia menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya. ​1. Matematika Keberpihakan: Rp6.750.000 untuk Martabat Guru ​Arsya tidak sekadar bicara. Ia menghitung dengan logika sederhana namun menohok...

Postingan Terbaru

Administrasi Pendidikan Era Society 5.0

Hakikat Manusia dan Pendidikan

SAAT NURANI DIKHIANATI OLEH RITUAL

MAAF ADALAH SENI MEMPERBAIKI RETAKAN JIWA

Guru adalah Kebangkitan Jepang

Empat Pilar Literasi untuk Mencetak Raksasa Intelektual Masa Depan

Tragedi MBG di Bulan Puasa

​Lingkaran Setan, Uang, Sekolah, dan Gaji UMR

​The Power of Kepepet Belajar dari Resiliensi Iran

Dukungan Palestina untuk Kemerdekaan RI 1944