Premanisme dan Rasionalitas
Prolog Rekonstruksi arah dan nalar pendidikan di era digital bukan lagi sekadar pilihan pragmatis, melainkan sebuah kewajiban akademis dan moral yang harus kita pikul bersama. Di tengah gemuruh disrupsi teknologi, esensi kemanusiaan dan literasi seringkali terpinggirkan oleh angka-angka statistik dan formalitas kebijakan. Berikut adalah draf narasi esai reflektif yang ditulis dengan pendekatan teoretis-analitis namun tetap humanis, sangat cocok untuk memantik diskusi di laman komunitas penggerak literasi. Menolak 'Premanisme' Rasionalitas: Mengembalikan Ruh Literasi dan Demokrasi Pendidikan di Era Society 5.0 Oleh: Abdulloh Calon Doktor Pendidikan & Pegiat Literasi Bangkalan Dunia pendidikan kita hari ini sedang berdiri di persimpangan jalan yang teramat krusial. Di satu sisi, kita digiring untuk menyongsong era Society 5.0 —sebuah tatanan masyarakat berpusat pada manusia ( human-centric ) yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi melalui penyelesaian masalah sosia...