Secercah Harapan di Balik Dinding Dapur
"Secercah Harapan di Balik Dinding Dapur"
Sore itu
Saat senja mulai menyapa
Mentari mulai meninggalkan singgasananya
Otak ku berpikir cepat
Kepada siapa kita harus berkiblat
Mengapa sakit saat ada yang terasa sulit
Mengapa kecewa saat duka datang menyapa
Mengapa sedih saat hati terasa lirih
Lantas, kepada siapa sebenarnya kita bertuhan
Saat kau di sakiti makhluk namun kesal dan geram
Bukan kah memang tuhan yang ciptakan
Bukan kah memang tuhan yang izinkan
Lantas, mengapa kau harus geram
Kemanakah nilai keikhlasan
Ikhlas bukan mengizinkan kita tersakiti
Ikhlas melatih kita kepada siapa kita menempatkan hati
Kepada siapa kita menghamba
Kepada siapa ujung amal baik kita
Tuhan ataukah manusia

Komentar
Posting Komentar