Buku Filsafat Ilmu Pendidikan
Dari Ruang Doktor untuk Indonesia: Ketika Guru dan Dosen Menulis demi Masa Depan Pendidikan
Oleh: KOMPAK TERBANG – Komunitas Penggerak Literasi Bangkalan
Ada satu keyakinan yang selalu kami pegang di KOMPAK TERBANG: literasi tidak mengenal batas usia, profesi, ataupun jenjang pendidikan. Selama seseorang terus belajar, selama itu pula ia memiliki kesempatan untuk berkarya dan meninggalkan jejak bagi peradaban.
Semangat itulah yang kami lihat dalam terbitnya buku Filsafat Ilmu Pendidikan: Perspektif Filosofis, Teoritis, dan Praktis (ISBN: 9786342266915). Buku ini merupakan karya kolaboratif yang mempertemukan dosen, akademisi, serta para mahasiswa Program Doktor Pendidikan penerima Beasiswa 5000 Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Di bawah arahan para akademisi Prof. Dr. Tobroni dan Dr. Hari Sunaryo, para penulis dari berbagai daerah di Indonesia menyatukan gagasan dan pengalaman mereka dalam satu karya ilmiah yang memperkaya khazanah pendidikan nasional.
Para penulis berasal dari berbagai institusi, di antaranya:
Nurul Husna – SMPT Muhammadiyah Gayo Lues
Taufik – Universitas Muhammadiyah Barru, Sulawesi Selatan
Siti Muflihah – Universitas Muhammadiyah Papua Barat
Siti Fatimahtun Zahra – Universitas Muhammadiyah Papua Barat
Aristanto – Universitas Muhammadiyah Papua Barat
Rima Rahmaniah – Universitas Muhammadiyah Mataram
Yophie Adhi Sasmita – SMP Negeri 2 Kamal
Abdulloh – SMP Negeri 1 Blega
Sitti Ufairah – Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi
Kartini – Universitas Muhammadiyah Papua Barat
Sri Astutik – UPTD SDN Ba'engas 3
Bagi keluarga besar KOMPAK TERBANG, terbitnya buku ini memiliki makna yang lebih istimewa. Sebab, tiga penulis di dalamnya merupakan anggota KOMPAK TERBANG, yaitu Abdulloh, Yophie Adhi Sasmita, dan Sri Astutik. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa budaya membaca dan menulis yang terus dipupuk di komunitas mampu tumbuh menjadi karya akademik yang memberikan manfaat lebih luas.
Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa pendidikan adalah ruang perjumpaan. Guru sekolah dasar, guru SMP, dosen, hingga mahasiswa doktor dapat duduk bersama, berpikir bersama, dan menghasilkan karya bersama. Perbedaan latar belakang justru menjadi kekuatan untuk memperkaya sudut pandang dalam memahami hakikat pendidikan.
Menulis Adalah Perjalanan Belajar
Banyak orang mengira bahwa menulis adalah tanda seseorang sudah selesai belajar. Padahal yang sesungguhnya terjadi justru sebaliknya. Menulis adalah cara terbaik untuk terus belajar.
Setiap halaman yang ditulis menuntut kita membaca lebih banyak, berpikir lebih dalam, berdiskusi lebih luas, dan merefleksikan pengalaman secara lebih jujur. Karena itulah, tidak ada kata terlambat untuk mulai menulis. Tidak peduli apakah kita seorang guru, dosen, mahasiswa, kepala sekolah, atau siapa pun yang mencintai dunia pendidikan.
KOMPAK TERBANG percaya bahwa literasi bukan tentang menjadi penulis hebat, tetapi tentang keberanian membagikan pengetahuan agar memberi manfaat bagi orang lain. Dari satu tulisan akan lahir satu gagasan. Dari satu gagasan akan lahir perubahan.
📚 Mari Tumbuhkan Literasi Bersama
Setiap buku yang dibaca adalah investasi ilmu. Setiap buku yang dibeli adalah dukungan bagi lahirnya karya-karya pendidikan berikutnya.
"Teruslah belajar, teruslah menulis. Sebab ilmu yang dibagikan akan hidup jauh lebih lama daripada usia penulisnya."
#Literasi #KOMPAKTERBANG #GuruMenulis #FilsafatIlmuPendidikan #UMM #5000Doktor #Pendidikan #BudayaLiterasi #GuruBelajar #MenulisUntukIndonesia






Komentar
Posting Komentar