MUHAMMADIYAH DAN TRANSFORMASI PERADABAN

 


MUHAMMADIYAH DAN TRANSFORMASI PERADABAN: KETIKA GAGASAN DARI BERBAGAI PENJURU INDONESIA DIPERTEMUKAN DALAM SATU KARYA

Tauhid • Ilmu • Amal • Kemajuan

Dari Pembaruan, untuk Kemanusiaan, Menuju Peradaban Dunia

KOMPAK TERBANG — Sebuah karya kolaboratif berjudul Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban akhirnya hadir sebagai bagian dari ikhtiar intelektual untuk merawat gagasan, mempertemukan perspektif, dan memperluas percakapan mengenai pendidikan, tajdid, Islam Berkemajuan, kemanusiaan, serta pembangunan peradaban.

Buku dengan ISBN 978-6347-7127-20-4 ini lahir dari proses kolaborasi 11 penulis yang memiliki latar belakang wilayah, institusi, profesi, dan pengalaman pendidikan yang beragam.

Keberagaman tersebut menjadi kekuatan utama karya ini.

Bukan untuk menyeragamkan gagasan, tetapi untuk mempertemukannya.

Bukan untuk menghapus perbedaan, tetapi untuk mengolah keberagaman menjadi energi intelektual.

DARI ACEH HINGGA JAWA TIMUR

Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah sebaran geografis para penulisnya.

Gagasan dalam buku ini datang dari Aceh, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Wakatobi, hingga Jawa Timur.

Ada pengalaman guru.

Ada perspektif perguruan tinggi.

Ada pengalaman pendidikan dasar dan menengah.

Ada pula pengalaman akademik dari berbagai wilayah Indonesia.

Semua kemudian dipertemukan dalam ruang akademik Program Studi Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dari ruang akademik tersebut, lahirlah sebuah karya yang mencoba melihat Muhammadiyah bukan hanya sebagai gerakan yang memiliki sejarah panjang, tetapi juga sebagai bagian dari percakapan mengenai masa depan pendidikan, kemanusiaan, dan peradaban.

SEBELAS PENULIS, SEBELAS LATAR, SATU KARYA

KOMPAK TERBANG memberikan apresiasi kepada seluruh penulis yang telah berkontribusi dalam karya ini:

1. Nurul Husna, S.Pd., M.Pd.

SMPT Muhammadiyah Gayo Lues, Aceh

Merepresentasikan perspektif pendidikan dari wilayah Aceh dan lingkungan pendidikan Muhammadiyah di Gayo Lues.

2. Taufik, S.Pd., M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Barru, Sulawesi Selatan

Membawa perspektif akademik dari Sulawesi Selatan dalam percakapan mengenai pendidikan dan transformasi peradaban.

3. Siti Muflihah, M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Menjadi bagian dari representasi akademik Papua Barat dalam karya kolaboratif lintas wilayah ini.

4. Siti Fatimahtun Zahra, S.Sos., M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Menghadirkan perspektif sosial dan pendidikan dari kawasan Papua Barat.

5. Aristanto, M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Merepresentasikan lingkungan akademik Universitas Muhammadiyah Papua Barat dalam pengembangan gagasan tentang pendidikan dan kemajuan.

6. Kartini, S.S., M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Turut memperkaya karya dengan perspektif akademik dan pengalaman pendidikan dari Papua Barat.

7. Rima Rahmaniah, S.Pd., M.Pd.

Universitas Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat

Membawa perspektif pendidikan dari Nusa Tenggara Barat dalam dialog mengenai Muhammadiyah dan transformasi peradaban.

8. Yophie Adhi Sasmita, S.E., M.Pd.

SMP Negeri 2 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur

Merepresentasikan perspektif praktisi pendidikan sekolah menengah dari Kabupaten Bangkalan.

9. Abdulloh, S.Pd., M.Pd.

SMP Negeri 1 Blega, Bangkalan, Jawa Timur

Membawa pengalaman praktis pendidikan dan pengembangan gagasan dari lingkungan sekolah menengah di Kabupaten Bangkalan.

10. Sitti Ufairah, S.Pd., M.Pd.

Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Merepresentasikan perspektif pendidikan tinggi dari Wakatobi sekaligus memperluas keberagaman geografis para penulis.

11. Sri Astutik, A.Ma., S.Pd.SD., M.Pd.

UPTD SDN Ba'engas 3, Bangkalan, Jawa Timur

Menghadirkan perspektif pendidikan dasar dari Kabupaten Bangkalan sebagai bagian dari mozaik pengalaman pendidikan Indonesia.


KOLABORASI SEBAGAI KEKUATAN

Karya ini memberikan sebuah pelajaran penting bahwa kolaborasi intelektual tidak harus dimulai dari keseragaman.

Justru keberagaman pengalaman dapat menjadi ruang untuk saling belajar.

Aceh bertemu Sulawesi Selatan.

Papua Barat bertemu Nusa Tenggara Barat.

Wakatobi bertemu Jawa Timur.

Pendidikan dasar bertemu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Berbagai pengalaman tersebut kemudian dipertemukan dalam satu karya.

Inilah semangat yang penting dalam membangun ekosistem pengetahuan: gagasan tidak berjalan sendiri.

Gagasan perlu dipertemukan.

Didiskusikan.

Diuji.

Dikembangkan.

Dan pada akhirnya, dibagikan kepada masyarakat.

DARI TAJDID MENUJU TRANSFORMASI

Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban mengangkat gagasan-gagasan yang berkelindan dengan Muhammadiyah, pendidikan, tajdid, Islam Berkemajuan, kemanusiaan, dan ikhtiar membangun peradaban.

Dalam konteks perubahan zaman, pendidikan memiliki posisi strategis.

Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses transfer pengetahuan, tetapi juga bagaimana manusia membangun cara berpikir, karakter, kepedulian sosial, dan kemampuan untuk menghadirkan perubahan yang bermakna.

Karena itu, pembicaraan mengenai transformasi peradaban tidak dapat dilepaskan dari pembicaraan mengenai ilmu, pendidikan, amal, nilai, dan kemanusiaan.

Semangat tersebut tercermin dalam tagline buku:

Tauhid • Ilmu • Amal • Kemajuan

Sebuah rangkaian yang menggambarkan hubungan antara nilai, pengetahuan, tindakan, dan orientasi kemajuan.

BUKAN SEKADAR MENULIS

Menulis buku kolaboratif bukan sekadar aktivitas menghasilkan naskah.

Di dalamnya terdapat proses mempertemukan perspektif.

Ada diskusi.

Ada perbedaan pandangan.

Ada proses penyuntingan.

Ada penyesuaian.

Ada kesabaran.

Dan ada komitmen untuk menyelesaikan sesuatu yang telah dimulai bersama.

Karena itu, terbitnya buku ini layak dilihat sebagai sebuah capaian kolaboratif.

Bukan semata-mata karena buku akhirnya tercetak, tetapi karena sebelas orang dari berbagai latar belakang berhasil mempertemukan gagasan dalam satu karya.

APRESIASI UNTUK PARA PENULIS

KOMPAK TERBANG menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penulis atas kontribusi pemikiran, pengalaman, waktu, dan energi yang telah diberikan dalam proses penyusunan buku ini.

Nurul Husna, S.Pd., M.Pd.
Taufik, S.Pd., M.Pd.
Siti Muflihah, M.Pd.
Siti Fatimahtun Zahra, S.Sos., M.Pd.
Aristanto, M.Pd.
Kartini, S.S., M.Pd.
Rima Rahmaniah, S.Pd., M.Pd.
Yophie Adhi Sasmita, S.E., M.Pd.
Abdulloh, S.Pd., M.Pd.
Sitti Ufairah, S.Pd., M.Pd.
Sri Astutik, A.Ma., S.Pd.SD., M.Pd.

Dari berbagai institusi dan wilayah, para penulis tersebut telah menghadirkan sebuah contoh bahwa kolaborasi dapat menjadi jalan untuk mempertemukan pengalaman lokal dengan percakapan yang lebih luas.

GAGASAN YANG TIDAK BERHENTI DI BUKU

Sebuah buku pada akhirnya bukan hanya benda yang tersusun dari kertas dan tinta.

Buku adalah tempat gagasan disimpan.

Namun gagasan tidak seharusnya berhenti di dalam buku.

Ia perlu dibaca.

Didiskusikan.

Dikritisi.

Dikembangkan.

Dan jika memungkinkan, diwujudkan menjadi tindakan.

Karena transformasi peradaban tidak lahir hanya dari banyaknya buku yang diterbitkan.

Transformasi lahir ketika pengetahuan menemukan jalannya menuju kemanfaatan.

Maka, buku Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban dapat menjadi salah satu ruang untuk membuka percakapan tersebut.

Percakapan tentang pendidikan.

Percakapan tentang pembaruan.

Percakapan tentang kemanusiaan.

Percakapan tentang Islam Berkemajuan.

Dan percakapan tentang masa depan peradaban.

MENARIK GAGASAN, BERGERAK BERSAMA

Jika buku ini divisualisasikan melalui metafora tarik tambang, maka pesan yang ingin disampaikan menjadi sederhana:

bukan tentang siapa yang paling kuat.

Tetapi tentang bagaimana setiap orang mengambil posisi, memegang tali, membangun koordinasi, dan bergerak dalam satu arah.

Begitu pula dengan ilmu dan gagasan.

Satu gagasan mungkin terlihat kecil.

Tetapi ketika dipertemukan dengan gagasan lain, didiskusikan, dikembangkan, dan dikerjakan bersama, ia dapat menjadi sesuatu yang lebih besar.

Di situlah makna kolaborasi.

Kita menarik gagasan bersama.
Kita merawat ilmu bersama.
Kita mempertemukan keberagaman.
Dan kita bergerak menuju kemajuan.

Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban

Tauhid • Ilmu • Amal • Kemajuan

Dari Pembaruan, untuk Kemanusiaan, Menuju Peradaban Dunia.


INFORMASI BUKU

Judul: Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban
Subjudul: Tauhid • Ilmu • Amal • Kemajuan
ISBN: 978-6347-7127-20-4
Jumlah Penulis: 11 orang
Program: Program Studi Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang
Penerbit: Sagusataligi

DAPATKAN BUKUNYA

Bagi pembaca yang ingin mendapatkan buku ini dan membaca lebih jauh gagasan yang dihimpun dalam karya kolaboratif tersebut, buku dapat dipesan melalui Shopee:

🛒 Pesan Buku Muhammadiyah dan Transformasi Peradaban

Mari membaca.
Mari berdiskusi.
Mari mempertemukan gagasan.
Mari bergerak bersama menuju peradaban.

KOMPAK TERBANG
Kolaborasi • Menulis • Publikasi • Berdampak

Komentar

Postingan Populer